Perkuat Ekosistem Digital di Jabar, Indodana PayLater Siapkan Hadiah Rp300 Juta untuk Pengguna

Transformasi digital dan tren social commerce kian mendorong perubahan perilaku belanja konsumen di wilayah perkotaan Indonesia.

Juni 13, 2026 - 15:30
Perkuat Ekosistem Digital di Jabar, Indodana PayLater Siapkan Hadiah Rp300 Juta untuk Pengguna

BANDUNG - Transformasi digital dan tren social commerce kian mendorong perubahan perilaku belanja konsumen di wilayah perkotaan Indonesia.

Saat ini, masyarakat semakin mengutamakan pengalaman berbelanja yang praktis, fleksibel, dan terintegrasi dengan platform digital—mulai dari konten video, live shopping, hingga opsi pembayaran PayLater.

Merespons fenomena tersebut, PT Indodana Finance, perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memperkuat kolaborasi dengan ratusan merchant lokal dan modern. 

Langkah ini diwujudkan melalui gelaran "Temu Mitra Bisnis Indodana PayLater: Sambung Relasi, Perkuat Kolaborasi" yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 300 mitra bisnis dari berbagai wilayah di Jawa Barat (non-Jabodetabek), mulai dari Bandung, Cianjur, Cirebon, Garut, Purwakarta, Subang, Sukabumi, hingga Tasikmalaya. 

Melalui forum ini, para mitra mendapatkan berbagai wawasan (insight) mengenai tren perilaku konsumen, strategi pemasaran digital, hingga pemanfaatan solusi pembiayaan yang fleksibel untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, mengungkapkan bahwa kemudahan transaksi yang lancar (seamless) dan terintegrasi kini menjadi bagian penting dalam pengalaman berbelanja masyarakat.

"Seiring meningkatnya kebutuhan konsumen akan pengalaman berbelanja yang praktis dan fleksibel, kami berkomitmen menghadirkan proses transaksi yang mudah, aman, dan seamless melalui ekosistem merchant yang terus berkembang," ujar Iwan.

Didukung jaringan lebih dari 50.000 merchant dan ritel secara luring (offline) maupun daring (online) di seluruh Indonesia, Indodana Finance terus berupaya memperluas akses solusi pembiayaan. 

Di saat yang sama, Iwan juga menekankan pentingnya edukasi konsumen agar menggunakan layanan pembiayaan secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, solusi pembiayaan digital sangat krusial dalam membantu merchant menjangkau lebih banyak konsumen serta mendongkrak pertumbuhan bisnis mereka.

Selain membahas perkembangan industri Buy Now Pay Later (BNPL), acara ini juga menyoroti perubahan pola belanja masyarakat yang kini dipengaruhi oleh konten digital. 

Dalam sesi talkshow bertajuk 'The Future of Business: Scaling Beyond the Store', para pembicara mengupas tuntas bagaimana kolaborasi antara merchant, platform digital, dan layanan pembiayaan dapat membantu bisnis berkembang melampaui toko fisik.

Turut hadir sebagai pembicara, Brand Partnership Manager TikTok Indonesia, Moritz Binsar Sinaga, yang membagikan strategi pemanfaatan platform digital untuk mengoptimalkan potensi social commerce.

Sementara itu, Assistant Manager SHARP Bandung Branch, Teuku Kesha, menilai kombinasi antara platform digital dan opsi pembayaran yang fleksibel menjadi faktor kunci yang mempercepat keputusan pembelian konsumen.

"Kolaborasi antara merek (brand), platform digital, dan layanan pembiayaan adalah bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Merchant yang mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen akan memiliki peluang pertumbuhan yang jauh lebih besar," tutur Teuku Kesha.

Sebagai bentuk apresiasi bagi pengguna setianya di wilayah Jawa Barat, Indodana PayLater turut meluncurkan program Top Spender. Program yang berlangsung selama periode Juni hingga Agustus 2026 ini menyediakan total hadiah senilai Rp300 juta serta puluhan hadiah menarik lainnya. 

Pengguna berkesempatan memenangkan hadiah tersebut dengan melakukan transaksi di ratusan merchant mitra Indodana PayLater yang tersebar di wilayah Jawa Barat.

Melalui sinergi ini, Indodana PayLater berharap kolaborasi antara pembiayaan digital, platform teknologi, dan mitra bisnis lokal dapat terus memperkuat ekosistem ekonomi digital, sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow