Peringatan HUT ke-53 KNPI Bisa Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda Banjarnegara
HUT ke-53 KNPI Banjarnegara dijadikan momentum kebangkitan pemuda sebagai agen perubahan melalui literasi digital, aksi lingkungan, dan penguatan kaderisasi.
BANJARNEGARA - Momentum peringatan HUT ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) hendaknya menjadi momentum kebangkitan para pemuda khususnya di Kabupaten Banjarnegara.
Harapan ini disampaikan Sekda Banjarnegara Hendro Cahyono SE MSi saat menyampaikan sambutan pada peringatan HUT ke-53 KNPI di Aula Sasana Bhakti Praja Banjarnegara, Sabtu (25/7/2026).
Pemuda, khususnya anggota KNPI, tegas dia, menjadi garda terdepan dalam merawat nilai luhur Bangsa Indonesia yakni budaya gotong royong yang mulai pudar.
"Pemuda Banjarnegara diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelopor perubahan," ujar Sekda Hendro Cahyono seraya menegaskan bahwa di era digitalisasi saat ini, peningkatan kapasitas literasi digital menjadi hal yang mutlak agar pemuda bijak dalam bersosial media.
Dalam kesempatan Ia menyoroti fenomena anak muda yang kerap nongkrong tak terarah hingga larut malam, dan menantang KNPI untuk membuat kegiatan yang lebih inovatif, menyenangkan, dan berdampak ekonomi agar organisasi pemuda tidak kalah pamor dengan komunitas hobi semata.
Sementara dalam arahannya, Sekda Banjarnegara Hendro Cahyono menitikberatkan pada tiga pesan utama bagi generasi muda Banjarnegara yaitu maksimalkan masa muda dengan hal produktif dan positif.
Dengan sinergi antara semangat kritis pemuda, aksi nyata di lapangan, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pemuda Banjarnegara diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelopor perubahan yang sesungguhnya.
Pemuda Jadi Agen Perubahan
Ketua DPD KNPI Banjarnegara, Muhammad Nur Fahmi, S.I.P menyampaikan bahwa usia 53 tahun merupakan bukti nyata bahwa pemuda selalu menjadi denyut nadi perubahan bangsa.
Ia lantas mengajak para pemuda Banjarnegara untuk bertransformasi dari sekadar pengkritik keadaan menjadi pencipta kesempatan.
Disampaikan Fahmi, selain melakukan talk show kepemudaan yang bertujuan untuk memantik ide, kolaborasi, dan semangat baru bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman
KNPI Banjarnegara juga melakukan aksi nyata berupa pendistribusian bibit tanaman kepada masyarakat dan komunitas di berbagai daerah. Bibit menurutnya bukan sekadar tanaman melainkan sebuah harapan dan investasi masa depan.
"Ketika satu bibit ditanam, sesungguhnya kita sedang menanam ketahanan pangan, kepedulian lingkungan, dan optimisme untuk Banjarnegara yang lebih baik," ujar Fahmi.
Sedang kegiatan lain yakni melakukan inovasi komunitas dengan membentuk kelompok pecinta alam di Desa Banjarmangu.
"Ini merupakan kolaborasi komunitas dengan KNPI sebagai wadah baru bagi pemuda berbasis hobi dan lingkungan," imbuhnya.
Kemudian ia juga menyampaikan agenda DPD KNPI ke depan, pra-musyawarah kecamatan (Muscam) untuk memastikan roda kaderisasi kepemimpinan terus berjalan dari tingkat akar rumput.
Untuk diketahui, peringatan HUT ke-53 KNPI dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Dindikpora, Kepala Kesbangpolinmas, perwakilan Kodim 0704 Banjarnegara, anggota DPRD Banjarnegara, Majelis Pemuda Indonesia (MPI), Korps Alumni KNPI, serta ratusan perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Banjarnegara. (*)
Apa Reaksi Anda?