Penumpang Supaspro Tembus 57.800 dalam Empat Bulan, KAI Siapkan Rencana Tambahan Jadwal
Dalam kurun waktu empat bulan sejak perpanjangan rute hingga Probolinggo pada Maret 2026, KAI Commuter mencatat sebanyak 57.800 penumpang telah memanfaatkan layanan ini
PROBOLINGGO - Antusiasme masyarakat terhadap Commuter Line Supaspro terus menunjukkan tren menggembirakan. Dalam kurun waktu empat bulan sejak perpanjangan rute hingga Probolinggo pada Maret 2026, KAI Commuter mencatat sebanyak 57.800 penumpang telah memanfaatkan layanan ini. Untuk itu KAI berencana Siapkan Jadwal keberangkatan tambahan.
Angka itu jauh melampaui target awal yang hanya diperkirakan 150 penumpang per hari. Rata-rata harian justru mencapai 670 penumpang untuk empat perjalanan pulang-pergi yang dioperasikan. Lonjakan lebih dari 100 persen ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat sangat merespons positif kehadiran transportasi publik berbasis rel di jalur Tapal Kuda.
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengungkapkan secara keseluruhan performa Commuter Line di wilayah Daop 8 Surabaya selama semester I 2026 mencatat pertumbuhan signifikan. Jumlah pengguna mencapai 8.528.571 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sekitar 7,8 juta pengguna.
"Jumlah pengguna pada semester I tahun ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai sekitar 7,8 juta pengguna," ujar Leza.
Leza menjelaskan, rute perpanjangan hingga Probolinggo menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan terbesar. Dari total 57.800 penumpang yang tercatat, rata-rata terdapat 670 penumpang per hari. Bahkan pada akhir pekan, jumlah penumpang untuk rute Probolinggo–Surabaya bisa mencapai 700 orang per hari.
"Untuk dua perjalanan pulang-pergi rute Probolinggo–Surabaya pada hari kerja, rata-rata jumlah penumpang mencapai 395 orang per hari, sedangkan pada akhir pekan mencapai sekitar 700 penumpang," ungkap Leza.
Selama masa libur sekolah pada 20–30 Juni 2026, total okupansi mencapai sekitar 6.600 penumpang dengan rata-rata 500 penumpang per hari. Data ini menunjukkan bahwa Supaspro menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas, baik untuk keperluan kerja, pendidikan, maupun liburan.
Melihat tingginya permintaan masyarakat yang mencapai tambahan 300 penumpang per hari, KAI Commuter berencana menambah jadwal perjalanan. Rencana ini akan diupayakan pada Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2027.
"Mudah-mudahan pada GAPEKA 2027 kami mendapat tambahan sarana sehingga dapat menambah jadwal keberangkatan dari Stasiun Probolinggo. Permintaan masyarakat cukup tinggi, mencapai sekitar 300 penumpang per hari," imbuh Leza.
Penambahan jadwal ini tengah dikaji dengan mempertimbangkan ketersediaan dan perawatan sarana yang digunakan. Jika terealisasi, jadwal tambahan akan semakin memudahkan masyarakat yang ingin menikmati layanan kereta api dengan tarif terjangkau.
Tarif yang hanya Rp8.000 sekali jalan menjadi daya tarik utama layanan ini. Mahasiswa asal Probolinggo, Nailani, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Commuter Line Supaspro.
"Alhamdulillah sangat membantu bagi saya sebagai mahasiswa. Jadi saya bisa lebih sering pulang ke Probolinggo karena tarifnya murah," katanya.
Keberhasilan Supaspro dalam menarik minat publik dan rencana penambahan jadwal ke depan menjadi angin segar bagi masyarakat Tapal Kuda. Dengan terus bertambahnya pengguna dan komitmen KAI Commuter untuk meningkatkan layanan, transportasi publik berbasis rel di jalur Probolinggo–Surabaya diyakini akan semakin berkembang dan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Jawa Timur bagian timur.(*)
Apa Reaksi Anda?