Lima CJH di Kota Malang Gagal Berangkat Haji

Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kota Malang diwarnai kabar duka. Sebanyak lima orang dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini, terdiri dari tiga jemaah yang meninggal dunia dan dua la

April 24, 2026 - 14:37
Lima CJH di Kota Malang Gagal Berangkat Haji

MALANG - Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kota Malang diwarnai kabar duka. Sebanyak lima orang dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini, terdiri dari tiga jemaah yang meninggal dunia dan dua lainnya sakit.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Elis Mufida membenarkan hal tersebut.

“Ada lima yang tidak berangkat, tiga meninggal dunia dan dua sakit,” ujar Elis, Jumat (24/4/2026).

Meski demikian, komposisi jemaah tetap terjaga. Tiga jemaah yang wafat langsung digantikan oleh calon dari daftar cadangan. Sementara dua jemaah yang sakit tidak bisa diganti karena statusnya sudah masuk sistem keberangkatan.

Menurut Elis, kondisi jemaah sakit telah dilaporkan melalui Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) untuk ditetapkan sebagai penundaan keberangkatan.

“Kalau yang sakit tidak bisa diganti, karena sudah masuk asrama haji Surabaya, tidak bisa dibatalkan,” ungkapnya.

Dengan skema tersebut, total kuota CJH Kota Malang tetap sesuai manifes awal, yakni 1.201 orang.

Pada hari pemberangkatan, jemaah diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 10 sebanyak 43 orang dan kloter 11 berjumlah 475 orang. Setibanya di Asrama Haji Surabaya, seluruh jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.

Secara keseluruhan, musim haji 2026 dari Kota Malang terbagi dalam tujuh kloter. Dari total jemaah, terdapat satu calon haji tertua berusia 96 tahun, serta dua jemaah termuda yang masih berusia 16 tahun.

Sebelumnya, pada Rabu (22/4), sebanyak 13 CJH telah lebih dulu diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya bersama rombongan dari Kota Batu.

“Kloter terakhir dari Kota Malang dijadwalkan berangkat pada 20 Mei 2026, dengan jumlah dua jemaah,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berpesan agar seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Semoga ibadahnya lancar. Mohon doa juga untuk Kota Malang,” ucap Wahyu. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow