Dorong Pertanian Modern, Kelompok 2 KSMT Wonoayu UNISMA Kenalkan Smart Farming dan Smart Irrigation
Mahasiswa KSM-T UNISMA Kelompok 2 sukses melaksanakan program kerja berupa sosialisasi pengenalan Smart Farming dan Smart Irrigation kepada kelompok tani di Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak
MALANG Mahasiswa KSM-T UNISMA Kelompok 2 sukses melaksanakan program kerja berupa sosialisasi pengenalan Smart Farming dan Smart Irrigation kepada kelompok tani di Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian berkelanjutan yang dapat diterapkan pada sektor pertanian maupun perkebunan guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Pelaksanaan kegiatan sempat terkendala oleh hujan yang turun sejak pagi hari. Namun, kondisi tersebut tidak memutus semangat para anggota kelompok tani untuk tetap hadir dan mengikuti sosialisasi hingga selesai. Acara dibuka dengan sambutan dari Wina Nurmana, S.sos., M.Si serta Muhammad Raihan Sabilla Rosyad selaku wakil Kelompok 2, dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait penerapan teknologi dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan konsep Smart Farming dan Smart Irrigation sebagai solusi pertanian modern yang tidak hanya dapat diimplementasikan pada lahan pertanian, tetapi juga pada sektor perkebunan. Selain itu, diperkenalkan pula inovasi alat irigasi otomatis bernama WATIMO (Wonoayu Water Time Module) yang dirancang untuk membantu pengelolaan air secara efisien sesuai kebutuhan tanaman.
Warga Desa Wonoayu menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap alat WATIMO, khususnya mengenai cara kerja dan manfaatnya dalam mendukung sistem irigasi otomatis. Ketertarikan tersebut menjadi indikator awal yang positif bagi program kerja unggulan Kelompok 2, yakni implementasi WATIMO pada lahan percontohan berupa greenhouse. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan terbuka terhadap pemanfaatan teknologi yang mendukung sektor pertanian dan perkebunan.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa berharap pengenalan Smart Farming, Smart Irrigation, serta inovasi alat WATIMO dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup berdampingan dengan teknologi. “Teknologi bukan untuk menggantikan petani, tetapi untuk memudahkan pekerjaan,” ujar Aisya Rahma Winarso, anggota Kelompok 2. Teknologi tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan efisiensi kerja, menghemat sumber daya, serta menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Wonoayu. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 2 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?