Dinkes Pemkab Banyuwangi Minta Masyarakat Tetap Vaksin Covid 19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menyatakan bahwa status pandemi Covid-19 akan segera dicabut dan menjadi endemi. Meski demikian, masyarakat Bumi ...

Juni 17, 2023 - 04:40
Dinkes Pemkab Banyuwangi Minta Masyarakat Tetap Vaksin Covid 19

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menyatakan bahwa status pandemi Covid-19 akan segera dicabut dan menjadi endemi. Meski demikian, masyarakat Bumi Blambangan tetap diminta untuk tetap melakukan vaksinasi di Pusat Kesahatan Masyarakat (Puskesmas) atau Fasilitas Kesehatan (Faskes Setempat).

Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat, usai menghadiri Rapat Paripurna penyampaian nota pengantar raperda pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi.

“Saat ini penetapan pandemi Covid-19 masih berlaku. Tapi dalam waktu dekat status pandemi akan segera dicabut,” katanya, Jumat, (16/6/2023).

Berdasarkan dari pernyataan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa imunitas masyarakat Indonesia terhadap Covid-19 suda relatif tinggi. Selain itu, kasus yang terkena virus tersebut kian menurun, Baik di Ibu Pertiwi ataupun di seluruh dunia. Maka dari itu, akan disiapkan pemerintah untuk menetapkan apa yang sudah ditetapkan World Health Organization (WHO) untuk mengehentikan pandemi sebagai kegawatdaruratan masyarakat Indonesia.

Amir menjelaskan, status pandemi dicabut tersebut bukan berarti Covid-19 sudah menghilang. Tapi, virus ini tetap ada. Hanya saja Covid direncanakan sudah seperti pada penyakit menular lainnya yang bisa dikendalikan.

“Covid-19 tetap ada, tapi relatif bisa dikendalikan,” cetusnya.

Keputusan pencabutan status kedaruratan pandemi tersebut, kata Amir, masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat.

Meski demikian, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat Bumi Blambangan, apabila status itu dicabut, untuk tetap menggunakan masker bagi meraka yang sakit.

“Dan menghindari benda-benda yang beresiko banyak dipegang orang. Selain itu, tetap senantiasa melakukan cuci tangan,” ujarnya.

Dinkes Banyuwangi menyebut kasus pasien Covid-19 di kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa beberapa waktu lalu masih ada. Namun, saat ini kasus tersebut sudah melandai.

“Hanya ada beberapa kasus saja. Seperti 2 atau 3 setiap harinya,” cetusnya.

Meski status pandemi nantinya dicabut, Dinkes Banyuwangi tetap melakukan pola penanaganan kepada pasien Covid-19 tetap sama yakni, dengan menyelidiki secara epidemiologi, surveilans dan melacak pasien yang positif kontak dengan siapa saja.

“Kalau nanti penanangannya ditindaklanjut ke rumah sakit, maka tetap diperlukan ruang isolasi,” terangnya.

Dinkes menghimbau kepada masyarakat Bumi Blambangan untuk senantiasa melakukan vaksinasi. Pasalnya, vaksinasisi tersebut yang menyebabkan sistem imun meningkat.

Amir menambahkan, di Banyuwangi vaksin booster yang kedua masih terbilang rendah. Sekitar 3,95 persen orang yang sudah vaksin di Bumi Blambangan dari total keseluruhan penduduk.

“Bagi yang belum melakukan vaksin booster 2, segera datang ke Puskesmas terdekat. Dan vaksinnya gratis,” imbuhnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow