Anne Hathaway Hamil Anak Ketiga di Usia 43 Tahun, Dokter Ungkap Tren Baru Kehamilan

Anne Hathaway mengumumkan kehamilan anak ketiganya pada usia 43 tahun. Dokter menjelaskan peluang dan risiko kehamilan di usia 40-an.

Juni 20, 2026 - 14:30
Anne Hathaway Hamil Anak Ketiga di Usia 43 Tahun, Dokter Ungkap Tren Baru Kehamilan

JAKARTA - Kabar bahagia datang dari aktris Hollywood Anne Hathaway. Bintang film The Devil Wears Prada itu mengumumkan tengah mengandung anak ketiganya bersama sang suami, Adam Shulman.

Kabar tersebut dibagikan Anne Hathaway melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Jumat (19/6/2026). Dalam video singkat itu, aktris berusia 43 tahun tersebut tampil mengenakan gaun putih longgar sebelum memperlihatkan perutnya yang mulai membesar. Ia kemudian memeluk perutnya sambil tersenyum dan berlari keluar dari bingkai kamera.

Unggahan itu disertai keterangan sederhana, "Baby, I'm yours."

Kehamilan ini menjadi kebahagiaan baru bagi pasangan yang menikah pada 2012 tersebut. Sebelumnya, Anne Hathaway dan Adam Shulman telah dikaruniai dua putra, yakni Jonathan yang kini berusia 10 tahun dan Jack yang berusia enam tahun.

"Saya sangat tersentuh menyadari betapa beruntungnya saya. Saya menjadi emosional ketika memikirkan bahwa semuanya berjalan sangat baik untuk saya hingga dua kali. Dan itu adalah sebuah keberuntungan besar," kata Anne.

Beberapa waktu lalu, dalam wawancara dengan majalah Elle, pemeran Penelope dalam film The Odyssey itu mengaku tengah menikmati masa-masa bersama keluarganya.

"Kami semua senang menghabiskan waktu bersama. Adam dan saya benar-benar menikmati setiap momennya," ujar Anne Hathaway.

Kehamilan Anne Hathaway di Usia 43 Tahun Jadi Sorotan

Kehamilan Anne Hathaway pada usia 43 tahun turut memunculkan perhatian mengenai tren perempuan yang memilih memiliki anak pada usia lebih matang.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Neelam Suri, mengatakan kehamilan di usia 40-an kini bukan lagi sesuatu yang langka. Banyak perempuan memilih memiliki anak setelah mencapai kemapanan karier, kondisi finansial, maupun kesiapan pribadi.

"Kehamilan pada usia yang lebih lanjut bukan lagi hal yang tidak biasa dan banyak perempuan dapat menjalani kehamilan dengan hasil yang baik dengan perawatan medis yang tepat," kata Suri, seperti dikutip dari Hindustan Times.

Menurutnya, peluang kehamilan alami memang mulai menurun setelah usia 35 tahun dan semakin berkurang setelah memasuki usia 40 tahun karena jumlah serta kualitas sel telur ikut menurun.

Selain itu, ibu hamil pada usia di atas 35 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami diabetes gestasional, hipertensi, preeklamsia, hingga kemungkinan persalinan sesar akibat komplikasi.

Risiko kelainan kromosom pada janin, seperti sindrom Down, juga meningkat seiring bertambahnya usia ibu. Begitu pula kemungkinan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

Teknologi Medis Membantu Deteksi Dini

Meski demikian, perkembangan teknologi kesehatan memungkinkan berbagai risiko tersebut dipantau sejak awal kehamilan.

Pemeriksaan seperti tes DNA janin noninvasif atau non-invasive prenatal testing (NIPT) serta ultrasonografi beresolusi tinggi membantu dokter mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Suri menyarankan perempuan yang merencanakan kehamilan di usia akhir 30-an hingga 40-an untuk melakukan konsultasi kesehatan sebelum hamil, menjalani pemeriksaan rutin, menjaga pola makan seimbang, berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta memperhatikan kesehatan mental.

Menurutnya, dengan pendekatan yang tepat dan dukungan keluarga, perempuan tetap dapat menjalani kehamilan yang sehat meski memasuki usia yang lebih matang.

Kehamilan ketiga Anne Hathaway pun menjadi gambaran bahwa usia bukan selalu menjadi penghalang untuk memiliki buah hati, selama dibarengi dengan kesiapan dan pengawasan medis yang memadai.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow