Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Polbangtan Malang Gelar Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berkualitas
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menyelenggarakan Pendampingan Penyusunan Modul Praktikum dan Bahan Ajar berbasis capaian pembelajaran dan standar pendidikan tinggi.
MALANG - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan vokasi pertanian harus didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten serta bahan ajar yang adaptif terhadap perkembangan sektor pertanian.
Menurutnya, penguatan kapasitas dosen menjadi langkah penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pendidikan vokasi pertanian harus mampu menghasilkan SDM yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Karena itu, kualitas bahan ajar dan kompetensi dosen menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pertanian masa depan,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menyelenggarakan Pendampingan Penyusunan Modul Praktikum dan Bahan Ajar berbasis capaian pembelajaran dan standar pendidikan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Kampus I Polbangtan Malang pada Selasa (26/05/2026) ini diikuti oleh dosen serta tenaga pendidik Prodi PPB sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan mutu akademik.
Pelatihan menghadirkan Ahmad Fauzi, Lektor Universitas Muhammadiyah Malang sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan terkait teknik penyusunan modul praktikum dan bahan ajar yang sistematis, aplikatif, serta selaras dengan capaian pembelajaran lulusan dan standar pendidikan tinggi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun bahan ajar yang berkualitas untuk menunjang proses pembelajaran di Prodi PPB. Selain itu, pelatihan juga menjadi langkah strategis untuk menyeragamkan format dan standar penyusunan modul praktikum maupun bahan ajar antar mata kuliah di lingkungan program studi.
Melalui kegiatan ini, Polbangtan Malang terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan proses pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Dengan tersedianya modul praktikum dan bahan ajar yang lebih berkualitas, diharapkan proses pembelajaran di Prodi PPB semakin efektif dalam mencetak lulusan pertanian yang kompeten, profesional, dan siap mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia. (*)
Apa Reaksi Anda?