Perkuat Budaya Mutu dan Tata Kelola, Polbangtan Malang Susun AMI Terintegrasi ISO 9001, ISO 21001, dan ISO 37001
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.
MALANG - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyusunan Audit Mutu Internal (AMI) terintegrasi berbasis ISO 9001, ISO 21001, dan ISO 37001 yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Kampus I Polbangtan Malang, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Polbangtan Malang, Seyta Budhi Udrayana, serta menghadirkan auditor eksternal, Ainun Najib, sebagai narasumber. Penyusunan AMI terintegrasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem penjaminan mutu sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola kelembagaan di lingkungan Polbangtan Malang.
Dalam sambutannya, Seyta Budhi Udrayana menyampaikan bahwa berbagai upaya peningkatan mutu yang selama ini dirancang mulai menunjukkan hasil yang positif. Menurutnya, integrasi beberapa standar mutu ke dalam satu sistem menjadi langkah penting untuk menciptakan proses kerja yang lebih efektif, efisien, dan terukur.
"Alhamdulillah, berbagai target yang kami rencanakan mulai menunjukkan progres yang nyata. Dengan sumber daya yang ada, kami terus berupaya membangun sistem yang terintegrasi sehingga satu kegiatan dapat mendukung pencapaian berbagai standar mutu sekaligus. Melalui pendekatan ini, proses kerja menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan institusi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pemahaman dan mempercepat implementasi sistem mutu terintegrasi di lingkungan kampus. Meskipun belum seluruh target dapat diselesaikan dalam waktu singkat, berbagai capaian yang telah diperoleh menjadi fondasi kuat bagi langkah-langkah pengembangan berikutnya.
"Kami telah menyiapkan berbagai perangkat dan bahan pendukung sejak awal sehingga proses penyusunan dapat berjalan lebih terarah. Hasil yang dicapai selama kegiatan ini nantinya akan kami paparkan kepada seluruh peserta sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk penyempurnaan sistem yang sedang dibangun," ujarnya.
Melalui penyusunan AMI terintegrasi ini, Polbangtan Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu, pengelolaan organisasi pendidikan, serta penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). (*)
Apa Reaksi Anda?