Pastikan Semua Jemaah Dapat Tenda di Arafah, Kemenhaj Tertibkan Tenda yang Sudah ditandai KBIHU

Menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) terus melakukan sejumlah persiapan termasuk penertiban tenda yang sudah dita

Mei 22, 2026 - 20:01
Pastikan Semua Jemaah Dapat Tenda di Arafah, Kemenhaj Tertibkan Tenda yang Sudah ditandai KBIHU

JAKARTA - Menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) terus melakukan sejumlah persiapan termasuk penertiban tenda yang sudah ditandai oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). 

“Kami juga sudah memastikan misalnya masalah tenda untuk ada penertiban supaya semua jemaah nanti bisa mendapat tenda sesuai dengan kebutuhan,” ucap Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Media Center Haji, Jumat (22/5/2026). 

Wamenhaj Dahnil mengatakan sekarang tenda untuk jemaah sudah terpasang dan para petugas haji sedang mempersiapkan penempatan jemaah haji Indonesia di masing-masing tenda sesuai data dan nama jemaah haji Indonesia. 

“Sekarang ini tim sudah memasang tenda itu harus di mana. Misalnya, keluarga dua, misalnya Sumatera Utara di mana, Jawa Tengah di mana, bahkan by name. Sudah di-check by name,” kata Wamenhaj.

“Jadi tim petugas semuanya dikerahkan ke sana untuk memastikan semuanya bisa beres dan tidak boleh ada gerakan-gerakan yang diluar koordinasi dari Kementerian Haji dan Umroh,” sambung Wamenhaj. 

Wamenhaj Dahnil Anzar 2

Dahnil mengatakan, dirinya bersama Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf tidak segan-segan menindak tegas KBIHU yang tidak bisa mengikuti aturan Kemenhaj dan tidak tertib dalam pelaksanaanya. 

“Saya dan Pak Menteri berulang kali menyatakan KBIHU harus tertib. Semua aturan harus ikut komando Kementerian Haji dan Umrah, makanya berulang kali kami menyebutkan kalau ada KBIHU atau oknum-oknum lain yang tetap bandel saya pastikan kami akan segera cabut izinnya karena kami tidak mau jemaah itu dikorbankan, jemaah dirugikan,” imbuh Dahnil. 

Dahnil mengungkapkan, sebelum misi haji berlangsung, Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan untuk melayani jemaah haji Indonesia dengan sungguh-sungguh

“Para tamu Allah itu harus dilayani secara maksimal karena itu adalah komitmen dari Presiden Prabowo Soebianto. Sebelum kami mulai misi haji di 2026, pesan utama Presiden itu adalah kalian melayani mimpi besar dari umat Muslim. Setiap Muslim itu kan mimpinya naik haji,” sebutnya. 

“Jadi kalian melayani mimpi-mimpi mereka, mewujudkan mimpi-mimpi mereka supaya menjadi lebih sempurna. Oleh sebab itulah, maka kami harus melayaninya dengan sempurna juga,” tandas Wamenhaj Dahnil didampingi juru bicara Kemenhaj yang juga Ketua Bidang Media Center Haji (MCH) Ichsan Marsha. (*/MCH)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow