Kisah Pilu Kakek di Kota Malang Hidup Sendiri 2,5 Tahun di Mobil Orang hingga Meninggal Dunia
Kisah pilu lansia Yudi Pairines (79) yang 2,5 tahun tidur dan hidup dari belas kasih warga di mobil milik tetangga di Jalan Kawi Selatan, hingga akhirnya meninggal di sana.
MALANG Kisah pilu terungkap di Jalan Kawi Selatan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Seorang lansia bernama Yudi Pairines (79) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang selama hampir dua setengah tahun terakhir menjadi tempatnya beristirahat.
Mobil sedan Toyota Corolla bernopol N-1315-JQ itu merupakan milik Mulyadi (79), warga setempat yang setiap hari memarkir kendaraannya di teras rumah nomor 45. Sejak 2024, Mulyadi mengizinkan Yudi menumpang tidur di dalam mobil tersebut karena merasa iba dengan kondisi korban yang tidak memiliki tempat tinggal tetap.
“Almarhum setiap malam tidur di dalam mobil saya ini, sudah hampir 2,5 tahun. Saya izinkan karena tidak punya siapa-siapa, kasihan,” ujar Mulyadi saat ditemui di rumahnya, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Mulyadi, Yudi sebelumnya memiliki istri dan tiga anak. Namun kehidupan keluarganya tidak stabil karena kerap berpindah-pindah kontrakan. Seiring waktu, korban disebut hidup sendiri setelah keluarganya tak lagi bersamanya.
“Dia punya istri dan tiga anak, tapi satunya meninggal. Informasinya anak dan istrinya sudah tidak mau. Karena kasihan, untuk tidur saya tawarkan di mobil saya itu,” ungkapnya.
Sebelum menetap di dalam mobil, Yudi diketahui sering berpindah-pindah tempat untuk bermalam. Ia sempat tidur di masjid yang tak jauh dari lingkungan tersebut, namun kemudian tidak diperbolehkan lagi.
“Memang aslinya orang sini. Dulu sempat tidur di masjid lama, tapi kemudian dilarang,” katanya.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Yudi banyak dibantu warga sekitar. Mulyadi dan keluarganya juga turut membantu, bahkan beberapa kali mengajaknya bepergian ke luar kota.
“Kalau makan sudah banyak yang kasih, cukup. Kadang saya ajak kalau ada keperluan ke Surabaya atau luar kota,” jelasnya.
Mulyadi mengaku tak menyangka pagi itu menjadi pertemuan terakhirnya dengan Yudi. Saat hendak membersihkan mobil, ia mencoba membangunkan korban yang terlihat seperti tertidur. Namun napas Yudi tersengal-sengal.
“Saya mau bersihkan mobil, saya bangunkan, napasnya tersengal-sengal. Saya panggil Pak RT. Setelah Pak RT datang, tidak lama kemudian meninggal,” tuturnya.
Ia menambahkan, selama ini korban tidak pernah mengeluh sakit dan tampak dalam kondisi sehat.
“Sehat bugar orangnya, tidak pernah mengeluh,” pungkasnya.
Peristiwa ini tak hanya menyisakan duka, tetapi juga membuka sisi lain kehidupan seorang lansia yang bertahan hidup dari kepedulian warga sekitar. (*)
Apa Reaksi Anda?