HBP ke-62: Lapas Banjar Salurkan Bantuan UMKM Warga Binaan dan Fasilitasi Rekam E-KTP
Lapas Kelas IIB Banjar rayakan HBP ke-62 dengan bakti sosial, gerobak usaha, 50 paket sembako, beasiswa, perekaman e-KTP 494 warga binaan, dan penghargaan bagi pegawai berprestasi.
BANJAR - Menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang jatuh pada 27 April 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar (Lapas Banjar) menggelar serangkaian kegiatan sosial dan pelayanan publik.
Acara yang berpusat di Lapas Banjar ini diwarnai dengan penyerahan bantuan gerobak usaha, paket sembako, hingga perekaman identitas kependudukan bagi warga binaan.
Pemberdayaan Ekonomi dan Kepedulian Sosial
Kalapas Banjar Tutut Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda serentak jajaran pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Salah satu fokus utamanya adalah pemberian dukungan ekonomi bagi keluarga warga binaan yang memiliki keterampilan usaha.
"Hari ini kami menyerahkan satu unit gerobak usaha sebagai bekal bagi keluarga warga binaan agar mereka siap berwirausaha. Selain itu, kami juga membagikan 50 paket sembako sebagai wujud bakti sosial kami kepada masyarakat," ujar Tutut.
Tak hanya bantuan fisik, dukungan pendidikan juga diberikan dalam bentuk beasiswa.
"Secara terpusat di Jakarta, Bapak Menteri telah memberikan beasiswa kepada sekitar 300 putra-putri pegawai pemasyarakatan yang membutuhkan dan telah lolos verifikasi penilaian," tambahnya.
Apresiasi Pemerintah Kota Banjar
Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi Lapas Banjar dalam kemajuan kota dan pemberdayaan warganya.
"Kami sangat bangga dan mengucapkan selamat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62. Semoga Lapas semakin berkualitas dan dekat di hati masyarakat. Kami melihat kontribusi nyata, mulai dari bantuan gerobak, sembako, hingga pemberian penghargaan bagi pegawai berprestasi," ungkap Supriana.
Pemenuhan Hak Sipil: Perekaman E-KTP di Dalam Lapas
Selain aspek sosial, kegiatan ini juga menyasar pemenuhan hak sipil warga binaan melalui kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar.
Kabid PIAK & PD Disdukcapil Kota Banjar, Iwan Kustiawan, S.K.M., M.H., melaporkan bahwa pihaknya melakukan verifikasi dan validasi data biometrik secara langsung di lokasi, dengan total 494 warga binaan, sebanyak 222 orang telah terverifikasi dalam sistem, sementara sisanya ditindaklanjuti melalui verifikasi manual serta perekaman langsung bagi yang belum memiliki KTP elektronik.
Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya sinergi ini agar seluruh warga binaan tetap memiliki identitas diri yang sah sebagai warga negara meskipun sedang menjalani masa pidana.
"Pemerintah Kota Banjar memastikan pelayanan ini terus berlanjut hingga seluruh warga binaan terakomodir identitasnya," pungkas Supriana.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada sejumlah pegawai Lapas Kelas IIB Banjar yang dinilai memiliki dedikasi dan prestasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?