Gaungkan Harmoni Paskah, SMA DEMPO Malang Kembali Gelar Lomba Paduan Suara Legendaris

Alunan nada indah kembali menggema di lingkungan SMA Katolik St. Albertus Malang, atau yang lebih dikenal dengan SMA DEMPO.

April 20, 2026 - 16:59
Gaungkan Harmoni Paskah, SMA DEMPO Malang Kembali Gelar Lomba Paduan Suara Legendaris

MALANG - Alunan nada indah kembali menggema di lingkungan SMA Katolik St. Albertus Malang, atau yang lebih dikenal dengan SMA DEMPO. Sekolah yang berlokasi di Jalan Talang No. 1 ini sukses menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk Dempo Choir Competition, Sabtu (18/4/2026).

Kompetisi yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI ini bukan sekadar lomba biasa, melainkan sebuah tradisi panjang yang telah dijaga kelestariannya sejak tahun 1990-an.

Kepala SMA Dempo Malang, Br. Antonius Sumardi, O.Carm, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perlombaan ini telah melewati sejarah yang panjang. Jika awalnya Dempo Choir Competition ini digelar setiap Desember untuk memperingati ulang tahun Romo Sis dengan lagu-lagu Natal, kini pelaksanaannya bertransformasi.

"Sejak tahun 2022, kegiatan ini resmi kita laksanakan setiap bulan April bertepatan dengan momentum Paskah. Fokus lagunya pun beralih ke lagu-lagu bertema Paskah," tutur Bruder Mardi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa walaupun waktu pelaksanaannya berubah namun kegiatan ini harus tetap dilanjutkan karena esensi dari kegiatan ini adalah pembentukan karakter. Menurutnya, paduan suara hanyalah sebuah media atau wadah untuk menyatukan perbedaan pribadi setiap peserta didik di kelas untuk mencapai tujuan bersama, seperti halnya menyatukan perbedaan suara menjadi satu harmoni yang padu.

"Dalam persiapan lomba ini pun, anak-anak tentunya perlu menjaga pola hidupnya termasuk tidak mengonsumsi makanan yang pedas ataupun minuman dingin, semoga dengan upaya-upaya yang sudah dilakukan dapat menampilkan yang terbaik," imbuhnya.

SMA Dempo

Setiap kelas diwajibkan menampilkan dua jenis lagu yakni lagu Paskah dan lagu Daerah. Keberagaman Indonesia terpancar jelas dari lagu daerah yang dipilih oleh para peserta dilengkapi dengan pakaian adat dan aksesori daerah yang dikenakan oleh setiap peserta.

"Setiap kelas diberikan kesempatan untuk memilih lagu daerahnya masing-masing bahkan lagu daerah dengan arasemen yang baru. Ini adalah cara kami meningkatkan apresiasi siswa terhadap warisan budaya Indonesia," jelas Fernandus Fradiska Herlambang, selaku Ketua Pelaksana Paskah Bersama.

Dari total 23 kelas yang berkompetisi, pihak sekolah menyiapkan penghargaan bagi enam juara terbaik. Tak hanya kualitas vokal secara kolektif, apresiasi khusus juga diberikan untuk kategori Dirigen Terbaik, Penampil Lagu Paskah Terbaik, dan Penampil Lagu Daerah Terbaik. 

Penampil kelas X-9 sekaligus peraih penghargaan Juara I dan dirigen terbaik

Untuk mendukung penampilan para peserta, SMA Dempo memfasilitasi penuh kebutuhan latihan siswa, mulai dari alokasi jam pembelajaran yang digunakan untuk latihan dengan bantuan Tim Kurikulum, peminjaman ruang kelas maupun sound system dan uji coba panggung yang dilaksanakan sehari sebelum perlombaan.

 Melalui dukungan ini, diharapkan siswa dapat menunjukkan bakat dan kekreativitasan mereka dalam upaya mengenal dan mengapresiasi kebudayaan daerah. 

"Sebelum lomba dimulai, suasana khidmat juga menyelimuti sekolah melalui misa Paskah bersama, yang diikuti oleh seluruh warga sekolah," pungkasnya. (*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow