Atletnya Berprestasi Level ASEAN, NPCI Kabupaten Malang Getol Matangkan Pembinaan
Kepengurusan NPCI Kabupaten Malang masa bakti 2026-2031 telah terbentuk, dan mulai melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi, Sabtu (23/5/2026).
MALANG - Pengurus National Paralympic Committee of Indonesia atau Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI) Kabupaten Malang bakal lebih all out menangani atlet paralimpik meraih prestasi.
Terlebih, Kabupaten Malang punya atlet paralimpic yang pernah naik podium juara tingkat ASEAN.
Kepengurusan NPCI Kabupaten Malang masa bakti 2026-2031 telah terbentuk, dan mulai melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi, Sabtu (23/5/2026).
"Kepengurusan baru NPCI Kabupaten Malang belum lama terbentuk. Kami akan melakukan pematangan program kerja dan stuktur organisasi. Potret atlet dan prospeknya belum semua terpetakan," kata Fani Akbar Pandowo, Bendahara NPCI Kabupaten Malang, Minggu (24/5/2026).
Meski demikian, sebatas yang diketahui saat ini, menurutnya atlet paralimpik Kabupaten Malang sudah menyumbang medali perak ASEAN Paragame di Thailand belum lama ini.
"Sementara, itu (medali perak paragame ASEAN) yang paling membanggakan untuk Kabupaten Malang. Juga juara 2 paralimpik Jatim. Ada beberapa atlet potensial yang punya prospek juga. Seperti atlet cabor renang Ali," kata Fani.
Pengurus NPCI Kabupaten Malang kini sejumlah 13 orang, terdiri dari 5 Pengurus Harian dan 7 pengurua Seksi/Bidang kelengkapan organisasi.
Beberapa hal yang dibahas dalam rapat pengurus NPCI tersebut, mulai sekretariat organisasi, pembinaan atlet, juga rekrutmen atlet.
Selain itu juga dibahas penyusunan program kerja jangka pendek, pendataan cabang olahraga, serta menjalin kemitraan dengan SLB.
Ketua Seksi Hukum dan Advokasi NPCI Kabupaten Malang Agus Subiyantoro, S.H menyampaikan, terkait pembinaan atlet, NPCI Kabupaten Malang menaungi beberapa cabang olahraga paralimpik.
Cabor yang dibina meliputi atletik, volly duduk, bocia, renang, menembak, panahan, bulutangkis, tenis meja, dan e-sport.
Untuk memperkuat program, NPCI juga menggandeng pihak UMM dan Universitas Budi Utomo sebagai mitra pembinaan. Sementara proses rekrutmen atlet, akan dilakukan di SLB Lawang, SLB Pakis, dan SLB Pakisaji.
"Kami berkomitmen dan bersepakat untuk memajukan olahraga disabilitas di Kabupaten Malang melalui program-proggram kerja NPCI yang terstruktur," ujar Agus.
Berikut susunan Kepengurusan NPCI Kabupaten Malang Masa Bakti 2026-2031
Pelindung: Bupati Malang, Dispora Kabupaten Malang
Penasehat: DPRD Kabupaten Malang
Dewan Pertimbangan: Dr. Suwaji, Kepala Dispora Kabupaten Malang
Pengurus Inti:
- Ketua: Ahmad Jaelani
- Wakil Ketua: Eris Efendi, S.Pd.I
- Sekretaris: Mochamad Aldianza, S.E
- Wakil Sekretaris: Sri Astutik
- Bendahara: Fani Akbar Pandowo
- Wakil Bendahara: Kus Andriati
Seksi-Seksi:
- Ketua Seksi Hukum dan Advokasi: Agus Subiyantoro, S.H
- Ketua Seksi Pemberdayaan Atlet: Agus Saputra
- Ketua Seksi Cabang Olahraga: Agus Suprianto
- Ketua Seksi Pelatih: Khoiri
- Ketua Seksi Wasit dan Pertandingan: Ribut Budiono
- Ketua Seksi Klasifikasi dan Disabilitas: M. Yusuf
- Ketua Seksi Hubungan Masyarakat, Media, dan IT: Wanto
NPCI sendiri punya sejarah panjang dalam pembinaan olahraga disabilitas di Indonesia. Organisasi ini bermula dari Yayasan Pembina Olahraga Cacat yang didirikan pada 31 Oktober 1962 dan bertransformasi menjadi NPC Indonesia pada Juli 2010.
Landasan hukum NPCI mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional, dan SK Kemenkumham RI No: AHU-0020126 AH.01.07 Tahun 2015. (*)
Apa Reaksi Anda?